Kisah Paul Cumming Biografi Pelatih Bola yang mengharukan

Cerita Biografi dan Kisah Paul Cumming Pelatih sepakbola asal Inggris yang telah menjadi WNI atau naturalisasi dan berprestasi mengangkat beberapa klub di Indonesia tetapi mempunyai Jalan hidup mengharukan berkali-kali mendapat perlakuan jahat. simak juga biodata dan profil-nya

kisah paul cumming

pertama kali Paul Cuming datang ke Indonesia tahum 1981 untuk melatih klub sepakbola Indonesia muda salah satu team peserta kompetisi Galatama (waktu itu kompetisi dibagi 2, yaitu profesional dengan galatama dan amatir dengan perserikatan) setelah berhasil dengan klub IM selama 3 tahun kemudian Palul pindah melatih klub perseman manokwari dan berhasil mengangkatnya dari divisi 1 ke divisi utama, bahkan meraih juara 2 kompetisi perserikatan tahun 1986 , Waktu itu
dikalahkan Persib Bandung di Final. ketika itu Persib masih diperkuat Adjat Sudrajat dan Djajang Nurjaman (yang sekarang menjadi pelatih Persib)

Setelah tidak melatih perseman paul jualan sembako dengan perahu, tetapi ia ditupu dan habislah modalnya, kemudian Paul pindah jualan sembako ke area tambang, dengan mengendarai motor trail selama 8 jam melewati hutam ia jualan sembako di area pertambangan di dalam hutan, lagi-lagi paul ditipu orang disana..

Kisah Paul Cumming

Setelah terlunta-lunta di tanah papua , akhirnya Tahun 1991 Paul Cummings melatih PSBL bandar lampung, Dia diajak oleh Gubernur Lampung Pudjono Pranyoto yang dikenalnya saat menjadi wagub Irian Jaya (papua saat itu). Akhirnya Paul sukses membawa PSBL Lampung ke puncak kompetisi Liga Indonesia dan masuk 4 besar (Semifinal) di Senayan tahun 1988. Tetapi waktu itu terjadi Krisis dan lanjutan kompetisi pun ditunda. Di lampung inilah akhirnya Paul disahkan menjadi WNi setelah 19 tahun berada di Indonesia. Karena krisi ekonomi akhirnya klub melakukan penghematan dan Paul diberhentikan dari jabatan sebagai pelatih. akhirnya Paul membuka usaha penyewaan perahu di pantai Ringgung lampung.

Tetapi usaha sewa perahu dan warung nya itu sering dipalak preman-preman, demikian juga dengan binatang peliharaan nya beberapa kali diracun orang. Puncak penderitaanya tahun 2001 saat belanja sembako ke grosirdi bandar lampung paul ditusuk preman dan ketika melapor polisi malah disuruh membuat laporan bertele-tele padahal ia tengah darah masih mengucur dari punggungnya yang ditusuk preman. Beberapa hari kemudian kelompok preman mendatanginya dan ia dipaksa memafkan preman pelaku penusukan itu agar tidak diproses.

biografi paul cumming

Biografi Paul Cumming


Ia pun kembali ke Papua karena masih punya rumah di sana, tetapi rumah sudah hancur dan perabotan hilang , lalu ia menjual semua hartanya dilampung dan merenovasi rumah di papua. tahun 2003 ia terserang malaria , beruntung seorang pengusaha merawatnya hingga sehat. dan akhirnya tahun 2004 ia memutuskan pindah ke malang , ikut istrinya sambil melatih tim futsal univ airlangga malang..

kisah paul cumming selanjutnya Setelah sempat melatih tim futsal univ airlanga, paul kemblai ke lampung dimanfaatkan calon wali kota bandar lampung, tetapi setahun melatih PSBL ia tidak digaji sama sekali, akhirnya ada tawaran dari kabupaten teluk wondama di papua untuk melatih. abupaten kecil dengan penduduk hanya 12 ribu keluarga.

Dari divisi 3 persiwon masuk ke divisi 2 lalu naik ke divisi 1, di sanalah pemain top patrich wanggai ia temukan.. tahun 2008 paul diminta menangai tim PON papua barat. usai PON ia kembali menangai persiwon, agar menghemat karena kompetisi divisi 1 berlangsung di banyuwangi, maka persiwon
melakukan latihan di malang. setelah menanggung biaya akomodasi tim berlatih dimalang, paul dipecat sepihat dan biaya serta gaji selama melatih di amalng tidak dibayar. akhrnya uang hasil nabung bertahun-tahun ludes untuk menanggung biaya tim selama setahun berlatih dimalang. Petaka tidak hanya disitu rumah satu-satunya di Nabire pun ludes tak bersisa dijarah orang.

Pindah ke desa di lereng Semeru

Sejak 2011 Paul pindah ke lereng semeru, rumah itu bukan punya dia tetapi punya kakaknya yang seorang pelukis cukup terkenal di Inggris bernama Rosalind Cumming. sayang uang 400 juta dari kakaknya itu tidak menjadi rumah yang kokoh karena Paul ditipu dengan harga tanah yang naik jadi 4 kali lipat dan bangunan tanpa semen yang memadai. Alhasil rumah yang baru beberapa bulan itu rusak disana-sini, jadilah Paul harus menanggung perbaikan rumah.

Sekarang Paul membuka rental PS, ia punya 10 buah unit PS dan disewakan 2 ribu perjam. TEtapi 3 unit PS dicuri orang sehingga kini tinggal 7, penghasilannya dari Ps hanya berkisar 600 ribu sd Rp 1 juta perbulan itupun belum di kurangi biaya listrik dan perbaikan stik yang rusak.

Selain itu Paul pun menyewakan kolam renang kecil di belakang rumahnya karena ada air yang melimpah disana maklumlah di pedesaan, tarif berenang disana hanya Rp 1000 karena anak-anak desa tidak mampu membayar lebih. dan penghasilannya perbulan dari kolam renang tidak sampai Rp 100 ribu.

Paul juga pernah menanam Jeruk di belakang rumahnya, tetapi lagi-lagi ia ditipu dengan biaya perawatan yang jutaan dan ketka panen hanya laku ratusan ribu, akhirnya kebun jeruk itu terlantar sampai sekarang.

Kini Paul menderita sakit spondilosis sebuah jenis penyakit rematik yang menyerang tulang belakang, dokter mengatakan bahwa ia tidak boleh jatuh, karena sekali jatuh maka ia tidak akan bisa berdiri lagi. karenanya Paul tidak mungkin berolah raga seperti melatih takur jatuh.

PAul juga punya luka di kepala yang tidak bisa kering, padahal bukan diabetes, tetapi ia tidak mampu berobat ke dokter, karena untuk ke dokter harus sewa mobil ke kota malang, karena ia sudah tidak kuat naik motor lagi.

Ada satu hal yang Paul ingingkan tidak kesampaian yaitu menengok ibunya. bahkan untuk sekedar mengirim hadiah sebuah taplak meja ke ibunya saja Paul tidak punya cuku uang untuk membayar ongkos kirimnya. Akhirnya ibunya meninggal tahun 2011 lalu.

Selain keinginan untuk melihat lagi tanah kelahirannya sekali lagi sebelum tutup usia, Harapan Paul berikutnya adalah ingin melihat langsung Liverpool pada pertandingan di Jakarta bulan Juli 2013 nanti. Beberapa kali paul menolak sumbangan, ia hanya ingin diberi ketika ia telah bekerja. Mungkin pekerjaan paul yang cocok jadi bintang tamu di acara TV untuk siaran sepakbola mungkin juga dengan diundang ke acara-acara talkshow seperti hitam putih , showimah, empat mata, kick Andy dan sejenisnya karena kisahnya dramatis sekali tentang seorang yang sukses melatih sepakbola dan telah menjadi WNI tetapi masa tuanya sangat buruk sekali,  padahal kalau Paul tetap  menjadi warga negara Inggris maka negaranya akan memberi santunan Rp 3 juta perbulan cuma-cuma untuk setiap warga negara berumur diatas 65 tahun. dan Paul sekarang hanya berpenghasilan Rp 600 ribu perbulan dari hasil rental PS ... sungguh suatu kisah yang mengharukan... dan semoga para klub seperti PSBL, perseman, Persiwon dapat segera membayar hutang-hutangnya kepada Paul, dan mungkin juga PSSI bisa membantu biaya pengobatan luka dikepalanya yang sulit mengering itu.

Update : ternyata penyakit dari luka yang tidak sembuh itu aalah kanker, dan sudah dioperasi

Twitter Paul Cumming di @papuansoccer

Biodata biografi cerita dan kisah paul cumming






sponsored links




Terima kasih untuk Like/comment FB :